Daerah  

Pemkot Kupang All Out Dukung Pesparawi Perdana GMIT, Christian Widodo: Perbedaan Justru Melahirkan Harmoni

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Johni berharap Simfoni Persaudaraan tidak berhenti sebagai kegiatan perdana.

“Semoga ini menjadi Simfoni 1, Simfoni 2 dan seterusnya sepanjang masa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang, khususnya Wali Kota Christian Widodo, atas dukungan yang diberikan bagi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Simfoni Persaudaraan, Jeffry E. Pelt, S.H., mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Menyanyikan Kasih Setia Tuhan pada Segala Waktu”, yang diturunkan dari subtema pelayanan GMIT 2026, “Bersaksi tentang Allah yang Setia di Tengah Dunia yang Luka.”

Baca Juga :  IMM NTT Apresiasi Kinerja Wali Kota Kupang, Tapi Ingatkan Jangan Cepat Berpuas Diri

Sebanyak 23 kelompok paduan suara ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari Kota Kupang dan berbagai klasis di seluruh wilayah pelayanan GMIT di NTT, dengan jumlah anggota setiap kelompok sekitar 25 hingga 38 orang.

Jeffry kembali menegaskan bahwa Simfoni Persaudaraan tidak semata-mata tentang kompetisi.

“Kita bernyanyi bukan untuk mengalahkan satu sama lain, melainkan untuk memuliakan Tuhan,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD NTT Terima Aduan Agraria, Besipae hingga Bendungan Temef Jadi Sorotan

Dukungan Pemkot Kupang, menurut Jeffry, mencakup bantuan dana Rp100 juta, pemanfaatan fasilitas pemerintah untuk rapat panitia, serta dukungan sumber daya pemerintah dalam pelayanan kesehatan, kebersihan, persampahan dan kebutuhan teknis lainnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung