NTT-Terkini.com, Sumba Tengah – Universitas Nusa Cendana (UNDANA) terus mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), digitalisasi tata kelola, serta pengembangan produk unggulan lokal. Kali ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UNDANA menyasar Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah.
Melalui program bertajuk “Menuju Desa Anajiaka Mandiri: Penguatan Manajemen BUMDes Berbasis Modal Sosial dan Digitalisasi Tata Kelola untuk Mendorong Hilirisasi Produk Unggulan Lahan Kering Kepulauan”, tim PKM UNDANA berupaya mengoptimalkan potensi ekonomi desa agar mampu memberikan nilai tambah dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini diketuai Clarce S. Maak, S.Si., M.M., bersama dua anggota tim, yakni Andri Paulus Loe, S.Pd., M.Pd. dan Yonas Ferdinand Riwu, S.Si., M.Sc. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa dan pengelola BUMDes sebagai mitra utama dalam membangun kelembagaan ekonomi desa yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Desa Anajiaka diketahui memiliki sejumlah potensi ekonomi lokal yang menjanjikan, terutama produk pertanian lahan kering seperti jagung pulut, madu hutan, serta kerajinan tenun ikat khas Sumba. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan nilai ekonomi optimal karena masih terkendala tata kelola kelembagaan, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






