Menurut dia, dukungan tersebut menjadi semakin berarti karena diberikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
Ia pun mengapresiasi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., yang dipercaya menjadi Ketua Panitia Simfoni Persaudaraan, beserta seluruh jajaran Pemkot Kupang yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih Pak Sekda. Saya senang sekali, karena Pak Sekda selalu menjaga kepercayaan yang saya berikan dan tugas yang saya berikan selalu beres,” ujar Christian.
Ia menyebut keberhasilan kegiatan besar tidak mungkin lahir dari kerja satu orang.
“Pak Sekda bukan Superman, pasti ada super team di belakangnya. Pak Sekda hanya kebetulan berada di depan, tetapi pasti banyak yang membantu kerja-kerja beliau,” katanya.
Belajar Harmoni dari Paduan Suara
Di hadapan para peserta dan undangan, Christian kemudian mengaitkan paduan suara dengan kehidupan masyarakat Kota Kupang yang dikenal majemuk.
Menurutnya, sebuah paduan suara justru terdengar indah karena setiap suara memiliki karakter yang berbeda.
Ada tenor, bas, sopran dan alto. Masing-masing memiliki karakter dan peran sendiri. Namun, ketika setiap suara mampu menjalankan perannya, saling mendengarkan dan memberikan ruang, perbedaan itu berubah menjadi harmoni.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












