Terkait pembiayaan Latsar CPNS, penjelasan yang disampaikan menyebutkan adanya pembagian sumber pembiayaan. Sejumlah kebutuhan tertentu, termasuk kebutuhan kesehatan, dapat ditanggung secara mandiri oleh peserta, sedangkan biaya pendidikan dan pelatihan Latsar didukung melalui anggaran pemerintah daerah.
Penjelasan tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperjelas lebih lanjut, terutama mengenai perbedaan antara biaya pelaksanaan Latsar dan biaya pemenuhan persyaratan administrasi pengangkatan PNS.
Di sisi lain, kepastian mengenai status 40 CPNS yang disebut telah diangkat serta nasib peserta Latsar 2026 masih membutuhkan penjelasan teknis dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov NTT.
BKD NTT Diharapkan Buka Penjelasan
Para CPNS berharap BKD Pemprov NTT memberikan penjelasan resmi mengenai dasar pengangkatan sebagian CPNS menjadi PNS, tahapan yang masih harus dipenuhi peserta lainnya, serta target waktu penyelesaian proses administrasi.
Keterbukaan informasi diperlukan agar seluruh CPNS memahami posisi mereka dan dapat mengetahui apakah perbedaan waktu pengangkatan disebabkan oleh tahapan administrasi, kelengkapan persyaratan, atau faktor lain yang sesuai dengan ketentuan kepegawaian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












