Daerah  

PLTS Desa Nuse Mati Sejak 2021, Satintelkam Polres Rote Ndao Hidupkan Kembali di HUT Bhayangkara ke-80

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

Ia menjelaskan, hasil survei awal menunjukkan kondisi PLTS mengalami kerusakan berat. Dari 126 panel surya berkapasitas masing-masing 200 watt atau total daya 25.200 watt, sebagian besar sistem pendukungnya telah rusak.
Sebanyak 80 unit baterai (accu) berkapasitas 2 volt 1.000 Ah, hanya 40 unit yang masih layak digunakan.

Sementara sembilan unit MPPT sebagai pengendali arus panel ke baterai dan empat unit inverter mengalami kerusakan berat akibat kemasukan air hujan. Selain itu, jaringan kabel juga rusak karena dimakan tikus.

Baca Juga :  Bupati Cup Rote Ndao Disorot, Nama Sasando di Piala dan Hadiah Juara Tunggu APBD-P

Tim Satintelkam kemudian melakukan perbaikan selama hampir 10 jam, mulai pukul 08.10 hingga 18.00 Wita. Pekerjaan meliputi instalasi ulang sistem kabel utama panel surya, pemasangan jaringan kabel khusus menuju Kantor Desa Nuse, pemasangan baterai, serta penyetelan sistem kelistrikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Listrik di Kantor Desa Nuse kembali menyala dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan pemerintahan, termasuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.

Baca Juga :  Kupang Berair Dimulai dari Biopori, Pemkot Targetkan Gerakan Konservasi Menjangkau 51 Kelurahan

Tidak hanya itu, masyarakat kini juga dapat memanfaatkan listrik tersebut untuk mengisi daya telepon genggam yang selama ini menjadi kebutuhan penting warga di pulau tersebut.

Kepala Desa Nuse, Hesron Pasole, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Rote Ndao, khususnya Satintelkam, atas kepedulian mereka terhadap masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung