Ia menjelaskan, hasil survei awal menunjukkan kondisi PLTS mengalami kerusakan berat. Dari 126 panel surya berkapasitas masing-masing 200 watt atau total daya 25.200 watt, sebagian besar sistem pendukungnya telah rusak.
Sebanyak 80 unit baterai (accu) berkapasitas 2 volt 1.000 Ah, hanya 40 unit yang masih layak digunakan.
Sementara sembilan unit MPPT sebagai pengendali arus panel ke baterai dan empat unit inverter mengalami kerusakan berat akibat kemasukan air hujan. Selain itu, jaringan kabel juga rusak karena dimakan tikus.
Tim Satintelkam kemudian melakukan perbaikan selama hampir 10 jam, mulai pukul 08.10 hingga 18.00 Wita. Pekerjaan meliputi instalasi ulang sistem kabel utama panel surya, pemasangan jaringan kabel khusus menuju Kantor Desa Nuse, pemasangan baterai, serta penyetelan sistem kelistrikan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Listrik di Kantor Desa Nuse kembali menyala dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan pemerintahan, termasuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik.
Tidak hanya itu, masyarakat kini juga dapat memanfaatkan listrik tersebut untuk mengisi daya telepon genggam yang selama ini menjadi kebutuhan penting warga di pulau tersebut.
Kepala Desa Nuse, Hesron Pasole, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Rote Ndao, khususnya Satintelkam, atas kepedulian mereka terhadap masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












