Daerah  

Pemkot Kupang Gandeng PLN, Sampah TPST Alak Bakal Diolah Jadi Bahan Bakar PLTU Bolok

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Ia menjelaskan, hasil pengolahan TPST nantinya berupa bahan bakar padat alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki karakteristik mirip biomassa atau woodchip dan dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga uap.

Dukung Target Energi Bersih
Menanggapi rencana tersebut, PLN menyatakan kesiapan untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut. Asisten Manager Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit PT PLN (Persero) UPW NTT, Pandu Setyo Wibowo, mengatakan kebutuhan biomassa untuk mendukung target bauran energi baru dan terbarukan di PLTU Bolok masih cukup besar.

Baca Juga :  Direktur RSUD Ba’a dan Plt Kadis Kesehatan Rote Ndao Dikabarkan Mundur, Ada Apa di Balik Isu Ini?

“Peluang kerja sama ini sangat terbuka. Saat ini kebutuhan biomassa untuk mendukung target bauran energi alternatif di PLTU Bolok masih cukup besar. Pada prinsipnya, apabila spesifikasi teknis yang dibutuhkan dapat dipenuhi, maka hasil pengolahan TPST berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif di pembangkit,” ujarnya.

Namun demikian, PLN menegaskan bahwa produk hasil pengolahan sampah harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis, seperti ukuran material, kadar air (moisture content), serta nilai kalor yang sesuai dengan kebutuhan operasional boiler pembangkit.

Baca Juga :  Diduga Ada Mafia Hukum dalam Kasus Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Kuasa Hukum RS Soroti Pembebasan Pice Kota

“Semakin rendah kadar air dan semakin tinggi nilai kalor, maka semakin baik kualitas bahan bakar yang dihasilkan,” jelas Pandu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung