Cedera tersebut mencakup sejumlah patah tulang dan cedera tendon. Karena itu, proses pemulihan membutuhkan waktu serta pembatasan aktivitas fisik sesuai kondisi pasien.
Selain beristirahat, pasien dianjurkan menjalani rehabilitasi medik untuk mendukung pemulihan fungsi tubuh sesuai kebutuhan medis.
Pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan keluarga mengenai kontrol lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan ambulans apabila pasien belum mampu berpindah secara mandiri.
Robinzon menegaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Persoalan pembiayaan dapat dikoordinasikan bersama pemerintah daerah sehingga tidak menghambat penanganan medis yang diperlukan.
“Jangan pikirkan biaya terlebih dahulu di depan. Kita harus tangani kondisi pasien terlebih dahulu. Persoalan biaya bisa kita koordinasikan dan kolaborasikan bersama Pemerintah Kota Kupang. Ini merupakan wujud kerja sama kami untuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah Ajak Masyarakat Peduli Korban Kekerasan
Christian menyampaikan apresiasi kepada Direktur dan jajaran RSUP Ben Mboi atas respons serta kerja sama dalam membantu keluarga korban.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan terus diperkuat agar warga yang menghadapi situasi darurat maupun kesulitan ekonomi dapat memperoleh pertolongan yang dibutuhkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












