NTT-Terkini.com, Flores – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain menyalurkan lebih dari 1,168 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan puluhan ribu warga, pemerintah juga menyediakan toilet darurat hingga memeriksa kondisi 1.989 bangunan dan prasarana yang terdampak bencana.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan warga tetap mendapatkan layanan dasar selama masa pemulihan sekaligus menjamin keamanan fasilitas umum sebelum kembali digunakan.
Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU menyalurkan bantuan air bersih kepada lebih dari 41.407 jiwa di enam kabupaten selama masa tanggap darurat, mulai 19 Agustus hingga akhir September 2026.
Penyaluran dilakukan melalui 15 titik posko terpadu dan posko mandiri dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Kabupaten Nagekeo menerima bantuan air bersih terbanyak, yakni 466.000 liter. Berikutnya, Kabupaten Manggarai sebanyak 344.000 liter, Manggarai Timur 238.000 liter, Ngada 108.000 liter, Sikka 10.000 liter, dan Ende 2.000 liter.
Bantuan ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa, terutama di lokasi pengungsian dan wilayah yang membutuhkan dukungan layanan dasar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












