Daerah  

UNDANA Dampingi Perajin Tenun Anajiaka, Dorong Produk Kreatif Berstandar dan Siap Dukung Pariwisata Desa

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Materi tentang pengelolaan keuangan usaha disampaikan oleh Yonas Ferdinand Riwu, S.Si., M.Sc. melalui tema “Kelola Keuangan Usaha dengan Benar agar Bisnis Tumbuh Berkelanjutan.” Ia menekankan pentingnya pencatatan keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta perencanaan keuangan sebagai fondasi agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Leda Tara Wini memaparkan potensi besar tenun ikat sebagai produk unggulan Desa Anajiaka yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  Pemkot Kupang All Out Dukung Pesparawi Perdana GMIT, Christian Widodo: Perbedaan Justru Melahirkan Harmoni

“Tenun ikat merupakan salah satu potensi unggulan Desa Anajiaka yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Dengan peningkatan kualitas dan inovasi produk, tenun dapat berkembang menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Pelatihan semakin menarik saat Veronika Y. B. Malo mengajarkan peserta mengolah limbah kain perca tenun menjadi berbagai produk kreatif seperti dompet dan topi yang dipadukan dengan teknik rajut. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk tenun sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para perajin.

Baca Juga :  UNDANA Perkuat BUMDes Anajiaka, Dorong Hilirisasi Jagung Pulut, Madu Hutan dan Tenun Ikat

Melalui kegiatan ini, Tim PKM UNDANA berharap para pelaku ekonomi kreatif di Desa Anajiaka semakin mampu menghasilkan produk tenun yang berkualitas, memiliki standar yang baik, serta dikelola secara profesional.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung