Daerah  

Dukung Kaderisasi Nasional PMII, Wali Kota Kupang Gagas Rumah Kolaborasi Pemuda

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Menurut Christian, keberadaan rumah kepemudaan tidak harus diwujudkan melalui pembangunan gedung baru. Yang terpenting adalah tersedianya ruang yang dapat dimanfaatkan bersama oleh berbagai organisasi dan komunitas pemuda.

“Rumah kepemudaan tidak harus selalu dalam bentuk bangunan baru. Yang paling penting adalah adanya ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, dan melahirkan gagasan-gagasan kreatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesparawi Perdana GMIT Digelar di Kupang, Pemkot Kucurkan Rp100 Juta dan Siapkan 500 Kursi

Ia mengusulkan pemanfaatan sejumlah fasilitas pemerintah seperti ruang di Kantor Wali Kota maupun rumah jabatan sebagai ruang kolaboratif yang terbuka bagi kalangan muda.

Wali Kota menambahkan, gagasan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, agar dapat diwujudkan menjadi wadah yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh elemen kepemudaan.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Gandeng Kejari Cegah Persoalan Hukum, Christian Widodo: Jangan Sampai Jatuh ke Jurang

Selain isu kepemudaan, Christian yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kota Kupang turut menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan olahraga prestasi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebagai tuan rumah bersama.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan melalui peningkatan sarana-prasarana latihan, dukungan kebutuhan atlet, hingga penguatan program pembinaan jangka panjang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung