Apresiasi disampaikan langsung oleh Menteri Sosial, Syaifulan Yusuf, saat menerima kunjungan dan audiensi Wali Kota di Jakarta. Respons positif ini sekaligus menunjukkan bahwa Pemkot Kupang mampu mengomunikasikan kebutuhan warganya dengan tepat dan berbasis data.
Langkah ini dipandang sebagai titik balik penting. Dengan tambahan kuota, ribuan keluarga rentan yang sempat tidak terakomodasi kini memiliki akses bantuan sosial yang lebih terjamin.
Pemberdayaan Perempuan: Pelatihan Keterampilan untuk Penyintas Kekerasan dan Kepala Keluarga
Salah satu program paling humanis adalah pelatihan keterampilan bagi perempuan penyintas kekerasan dan perempuan yang menjadi kepala keluarga. Pemerintah berupaya tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi membangun kapasitas ekonomi jangka panjang melalui pelatihan yang relevan dan aplikatif.
“Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan juga memulihkan martabat perempuan,” tegas jajaran Pemkot Kupang.
Pelatihan ini mencakup keterampilan basis usaha kecil, kerajinan, manajemen usaha, hingga vokasi yang bisa membantu perempuan kembali bangkit dan berdiri di atas kaki sendiri.
Program ini mencerminkan pendekatan pemberdayaan berbasis keadilan gender—bahwa kesejahteraan hanya dapat terwujud jika perempuan memiliki ruang yang aman dan kesempatan yang setara untuk bertumbuh.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












