Tak Ada Dana Operasional Pameran, Pemda Rote Ndao Diduga Biarkan Judi Berkedok Adu Ketangkasan

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

Arianto meminta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Polres Rote Ndao segera mengambil langkah tegas menghentikan permainan yang diduga mengandung unsur perjudian dan dikemas dalam bentuk adu ketangkasan.

Ia juga menyinggung sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rote Ndao serta Ketua Klasis yang sebelumnya telah meminta agar aktivitas perjudian dalam pameran dihentikan.

Baca Juga :  Membedah Arisan Berbayar Berhadiah di Expo UMKM Rote Ndao: Arisan atau Perjudian?

“Pemda dan Polres Rote Ndao harus segera hentikan permainan judi yang dibalut adu ketangkasan,” tegas Arianto.

Kapolres Sebut Masih Dikaji

Sementara itu, Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., disebut telah menghentikan sementara dugaan praktik pelegalan perjudian dalam kegiatan pameran untuk dilakukan kajian lebih lanjut.

Langkah tersebut menjadi perhatian publik di tengah desakan berbagai pihak agar pemerintah dan aparat penegak hukum memastikan seluruh rangkaian kegiatan pameran tidak menjadi ruang bagi praktik perjudian.

Baca Juga :  Penyidik Polres Rote Ndao Limpahkan Tersangka dan 3.290 Liter Solar Subsidi ke JPU

Jika benar terdapat mekanisme pengumpulan dana operasional melalui aktivitas yang mengandung unsur perjudian, maka persoalan tersebut tidak hanya menyangkut penyelenggaraan pameran, tetapi juga menyentuh aspek pengawasan pemerintah dan aparat terhadap aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung