Tak Ada Dana Operasional Pameran, Pemda Rote Ndao Diduga Biarkan Judi Berkedok Adu Ketangkasan

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

Namun, persoalan muncul karena sumber uang yang dikumpulkan tersebut diduga berasal dari aktivitas permainan yang dipersoalkan sebagai perjudian dan dikemas dengan berbagai istilah, termasuk arisan berhadiah dan permainan adu ketangkasan.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar. Jika pemerintah daerah memang tidak memiliki dana operasional, mengapa kegiatan pameran tetap dilaksanakan dengan mekanisme pembiayaan yang diduga bersumber dari aktivitas perjudian?

Baca Juga :  Penyidik Polres Rote Ndao Limpahkan Tersangka dan 3.290 Liter Solar Subsidi ke JPU

Ketua Pemuda Gereja Menggelama Kecam Keras

Ketua Pemuda Gereja Menggelama, Arianto Panie, mengecam keras dugaan praktik perjudian yang disebut berlangsung dalam kegiatan pameran UMKM tersebut.

Kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Arianto mempertanyakan alasan pemerintah tetap menyelenggarakan pameran apabila sejak awal tidak memiliki anggaran operasional yang memadai.

Aneh jika mau buat pameran tetapi tidak ada dana operasional, lalu akhirnya melegalkan judi hanya untuk membiayai operasional pameran,” demikian inti pernyataan Arianto.

Baca Juga :  Membedah Arisan Berbayar Berhadiah di Expo UMKM Rote Ndao: Arisan atau Perjudian?

Menurut dia, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Terlebih, sebelumnya telah muncul desakan dari sejumlah pihak agar aktivitas yang diduga perjudian tersebut dihentikan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung