NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Melalui Biro Umum Setda NTT, Pemprov resmi menerapkan aplikasi berbasis digital bernama “Lontar” (Lompatan Nilai Target PAD) untuk mengoptimalkan pencatatan, pelaporan, dan pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT, Agustinus R. Sigasare, mengatakan aplikasi Lontar dirancang sebagai solusi modern untuk memastikan setiap sumber pendapatan daerah tercatat secara akurat, transparan, dan dapat dipantau secara real time.
“Melalui aplikasi Lontar, kami ingin memastikan seluruh transaksi dari pengelolaan aset daerah, termasuk penyewaan fasilitas seperti Aula El Tari, tercatat dengan baik dan bisa dimonitor secara langsung,” ujar Gusti Sigasare kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, penerapan Lontar merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam melakukan modernisasi tata kelola keuangan daerah, sekaligus menutup potensi kebocoran PAD.
Transparan, Akuntabel, dan Terintegrasi
Aplikasi Lontar dirancang untuk mendigitalisasi seluruh proses pendapatan non-pemerintahan, mulai dari penyewaan gedung, kerja sama dengan pelaku UMKM, hingga jasa layanan tambahan yang dikelola oleh Biro Umum.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












