Daerah  

Mahasiswa S2 IKM Undana Gandeng Komunitas Difabel Rote Ndao, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Inklusif

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

 

NTT-Terkini.com, Rote Ndao – Kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana yang ramah bagi penyandang disabilitas terus digaungkan. Mahasiswa Program Magister (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kelompok Rote bersama komunitas difabel menggelar bincang santai bertajuk “Siaga Bencana Ramah Difabel: Bersiap Lebih Awal, Selamat Lebih Cepat”, di Dusun Lekik, Desa Oelunggu, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga :  DPRD Apresiasi Pemkab Rote Ndao Raih WTP Enam Kali Berturut-turut, Sidang II Fokus Evaluasi APBD 2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membangun budaya kesiapsiagaan bencana yang inklusif melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Program tersebut diprakarsai oleh tujuh mahasiswa S2 IKM Undana Kelompok Rote, yakni Maurits R.L. Sjioen, Yusuf Baidenggan, Defrima Haning, Sonya Sinlae, Luisa Haning, Linda Menno, dan Ratih Boga.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para peserta tidak hanya menerima materi edukasi, tetapi juga berdiskusi mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas saat terjadi bencana. Diskusi ini menjadi wadah untuk menyampaikan kebutuhan aksesibilitas sekaligus merumuskan langkah-langkah penanggulangan bencana yang lebih inklusif.

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Wali Kota: Akuntabilitas adalah Amanah Rakyat

Peserta dibekali pengetahuan tentang potensi bencana di Kabupaten Rote Ndao, langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana, hingga pentingnya menyiapkan Tas Siaga Bencana, mengenali jalur evakuasi, menentukan titik kumpul, serta menyusun rencana evakuasi bersama keluarga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung