Daerah  

Kota Kupang Borong Dua Penghargaan Nasional, Bawa Pulang Rp1 Miliar dan 250 Bedah Rumah

Avatar photo
Reporter : Tim

Menurut Tito, proses penilaian dilakukan secara objektif dengan melibatkan kementerian terkait. Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengakuan, tetapi menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemimpin Redaksi TV One, Lalu Mara Satriawangsa, juga menegaskan bahwa apresiasi tersebut diharapkan menjadi pemacu pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kreativitas, inovasi dan kerja keras dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Serahkan Lahan di Enam Lokasi, Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun

“Penghargaan atau apresiasi ini bukan akhir dari sebuah pengabdian,” demikian pesan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Christian: Penghargaan Harus Kembali ke Masyarakat

Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan tujuan akhir. Menurutnya, penghargaan harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin dekat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar trofi. Lebih dari itu, ini adalah dorongan bagi kami untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat dan terus berkembang sesuai kebutuhan warga,” ujar Christian.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang: Tidak Ada Superman, yang Ada Superteam, Juara Kebersihan Harus Jadi Budaya

Ia menilai ukuran keberhasilan pelayanan publik bukan semata-mata dari banyaknya fasilitas atau program yang dimiliki pemerintah, melainkan dari dampaknya terhadap kehidupan warga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung