Wali Kota Kupang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sebut Petugas Sensus Penghubung Data dan Masa Depan Pembangunan

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Ia menekankan bahwa pembangunan yang efektif harus didasarkan pada data yang valid, bukan asumsi semata.

Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengetahui secara pasti kondisi masyarakat, mulai dari keluarga miskin, kelompok rentan, hingga kebutuhan layanan dasar di setiap wilayah.

“Kalau kita tidak tahu keluarga miskin ada di mana, masyarakat yang membutuhkan bantuan ada di mana, lansia ada di kelurahan mana, maka kita akan kesulitan membuat program yang tepat sasaran. Semua itu bermula dari data yang baik,” katanya.

Baca Juga :  Bank NTT Perkuat Sosialisasi KUR, Gandeng Organisasi untuk Dorong Literasi dan Akses Kredit UMKM

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Kupang yang selama ini menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam penyediaan data statistik yang mendukung perencanaan pembangunan.

Secara khusus, ia memberikan penghargaan kepada seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan terjun langsung ke masyarakat selama proses pendataan berlangsung.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas sensus ekonomi tahun 2026. Saya bangga kepada bapak, ibu, adik-adik semua. Pekerjaan ini bukan pekerjaan biasa, tetapi pekerjaan yang sangat mulia,” ungkapnya.

Baca Juga :  220 Ribu Siswa NTT Menabung di Bank NTT, Torehkan Rekor MURI

Christian mengingatkan bahwa setiap data yang dikumpulkan memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, di balik setiap angka terdapat harapan keluarga, masa depan anak-anak, dan kebutuhan masyarakat yang harus dijawab melalui kebijakan pemerintah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung