Daerah  

Bupati Paulus Henuk Siap Evaluasi Kebijakan Antar Rapor ke Rumah, DPRD Soroti Dugaan Ancaman terhadap Guru

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

Menurut Denison, semangat pelayanan yang selama ini digaungkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui slogan “Melayani dengan Kasih” justru berpotensi kehilangan makna apabila diiringi tekanan terhadap para guru dan kepala sekolah.

“Kepala Dinas Pendidikan mengajak guru melaksanakan program Bupati tentang melayani dengan kasih. Tetapi bagaimana bisa semangat itu berjalan kalau di saat yang sama muncul informasi adanya ancaman pemecatan terhadap guru maupun kepala sekolah?” kritik Denison.

Baca Juga :  Membedah Arisan Berbayar Berhadiah di Expo UMKM Rote Ndao: Arisan atau Perjudian?

Ia menilai Kepala Dinas Pendidikan seharusnya lebih fokus pada tugas pokok dan fungsi utama, yakni meningkatkan mutu pendidikan di daerah melalui evaluasi kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penyusunan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan.

Denison tidak menampik bahwa pengantaran rapor ke rumah bisa menjadi langkah positif dalam kondisi tertentu, misalnya untuk siswa yang membutuhkan perhatian khusus atau mengalami kendala akademik. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut tidak boleh diterapkan secara kaku kepada seluruh sekolah.

Baca Juga :  PIKI Peduli Sambangi Golewa Barat, Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

“Pengantaran rapor ke rumah mungkin baik untuk kondisi tertentu, misalnya bagi siswa yang butuh perhatian khusus atau remedial. Tapi jangan sampai menjadi instruksi yang dibarengi ancaman,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung