Daerah  

Expo UMKM Rote Ndao Disorot, Diduga Disusupi Arena Adu Ketangkasan

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

 

NTT-Terkini.com, Rote Ndao — Pameran Pembangunan Expo UMKM dalam rangka HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao yang dijadwalkan berlangsung 1–30 April 2026 di Lapangan Christian Nehemia Dilak, Ba’a, menuai sorotan.
Pasalnya, di tengah semangat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), muncul dugaan bahwa kegiatan tersebut justru disusupi arena adu ketangkasan yang tidak berkaitan langsung dengan sektor UMKM.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya 15 pendaftar bukan berasal dari pelaku UMKM, melainkan oknum yang menawarkan hiburan adu ketangkasan dengan iming-iming hadiah atau barang. Kondisi ini dinilai berpotensi mengaburkan tujuan utama penyelenggaraan expo.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Rote Ndao, Jhoni Manafe, saat dikonfirmasi pada Selasa (31/3/2026), menegaskan bahwa pihaknya hanya menangani urusan UMKM.
“Kami hanya urus UMKM. Terkait izin permainan ketangkasan, itu langsung ke Polres, bukan kewenangan kami,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Saat ditanya lebih lanjut apakah 15 pendaftar tersebut termasuk kategori UMKM, Jhoni enggan memberikan penjelasan rinci dan menyarankan agar pertanyaan tersebut diarahkan kepada ketua panitia.
“Nanti tanya ke ketua panitia saja, saya takut salah jawab,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Rote Ndao, Lazarus Dowa, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada pengajuan izin terkait kegiatan adu ketangkasan.
“Sampai saat ini belum ada pihak panitia yang mengajukan izin untuk ketangkasan. Yang ada hanya izin keramaian untuk pameran pembangunan Expo UMKM,” jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Asisten Administrasi Umum Setda Rote Ndao selaku Ketua Umum Panitia belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan seleksi peserta dalam kegiatan yang seharusnya menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM lokal. Jika tidak ditertibkan, dikhawatirkan expo tersebut justru melenceng dari tujuan awal dan berubah menjadi ajang hiburan yang tidak sesuai dengan konsep pembangunan ekonomi daerah.***

Baca Juga :  Direktur RSUD Ba’a dan Plt Kadis Kesehatan Rote Ndao Dikabarkan Mundur, Ada Apa di Balik Isu Ini?

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung