Daerah  

Menatap 2045, Kupang Siapkan Generasi dengan Blueprint Baru: Beasiswa, Karakter, dan Duta Global

Avatar photo
Reporter : Tim

Digitalisasi Pendidikan: Kupang Normalisasi Coding & AI di Kurikulum SD–SMP

Lonjakan paling visioner lahir di ruang kurikulum. Lewat kewenangannya pada pendidikan dasar (PAUD, SD, SMP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai mendorong digital literacy lewat mata pelajaran Coding & AI, sebagai normalisasi ilmu masa depan di tingkat dasar.

Program ini juga diperkuat oleh dukungan fasilitas nasional, seperti alokasi 100+ screen interaktif dan laptop untuk sekolah, demi mendukung pembelajaran dua arah (deep learning), bukan lagi satu arah (knowledge transfer).

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Anggarkan Rp990 Juta untuk PJU, 55 Lampu Jalan Jadi Target 2026

“Teknologi berkembang, ilmu berkembang, otomatis digitalisasi tak terhindarkan. Anak harus paham, tetapi tetap menggunakan dengan bijak,” terang Okto Naiboho dalam forum terpisah yang dikutip NTTTerkini.

Infrastruktur 65 Miliar: 70% Sekolah Sudah Layak Pakai

Tak kalah penting, Pemkot mulai menutup PR lama: kelayakan infrastruktur sekolah. Tahun ini, Rp 65 miliar dari Dana Alokasi Umum disalurkan ke sektor pendidikan, menghasilkan capaian:

Baca Juga :  PIKI Peduli Sambangi Golewa Barat, Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

70% satuan pendidikan sudah layak pakai

Ruang belajar lebih nyaman, bersih, dan aman—minimal dari ancaman fisik dan psikis lainnya.

Pendidikan + Olahraga: Kupang Ingin Lahirkan Duta di Dua Arena

Pemkot juga memperluas makna generasi berkualitas. Pendidikan akademik dijahit dengan etalase lain: olahraga. Kupang ingin lahirkan anak pintar di kelas, berprestasi di arena, dan kelak jadi duta global mewakili daerah di panggung nasional hingga internasional.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung