“Pelatihan ini adalah cara kita menyiapkan SDM yang bukan hanya siap kerja, tetapi siap membuka pekerjaan,” ungkap pejabat terkait dari Nakertrans.
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Melahirkan Wirausaha Baru dari Kelurahan
Dinas Pariwisata turut memainkan peran penting dalam agenda Kupang Produktif melalui program pengembangan usaha kreatif berbasis kelurahan. Program ini membuka ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memanfaatkan potensi lokal, mengembangkan kreativitas, dan membangun jejaring pemasaran.
Tujuannya jelas: melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang tangguh, inovatif, dan mampu menggerakkan ekonomi daerah dari level komunitas.
SABOAK: Sentra UMKM Baru dengan Perputaran Uang Hingga Rp600 Juta per Minggu
Terobosan yang paling menyita perhatian publik adalah program Sunday Market Bagi Orang Kupang (Saboak)—yang kini menjelma menjadi ikon baru kebangkitan UMKM.
Setiap Sabtu dan Minggu, area Saboak dipadati ratusan pelaku UMKM dan ribuan pengunjung. Di lokasi tersebut, perputaran uang mencapai Rp500–600 juta per minggu, sebuah angka yang menunjukkan betapa besar potensi ekonomi kreatif masyarakat Kota Kupang.
Yang lebih menarik, 600 UMKM yang terlibat tidak dipungut biaya sewa lapak. Semua diberikan secara gratis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










