NTT-Terkini.com, Kupang — Kota Kupang kembali mendapat kepercayaan nasional. Kali ini, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia menetapkan Kota Kupang sebagai salah satu dari enam wilayah pilot project di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kajian peningkatan efektivitas sistem penargetan nasional penerima manfaat bantuan sosial.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan program bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran, transparan, dan berdampak langsung pada masyarakat miskin di daerah.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyampaikan bahwa penunjukan ini menjadi bukti pengakuan terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Chris Widodo.
“Kota Kupang menjadi salah satu dari enam wilayah kajian pilot project dalam upaya meningkatkan efektivitas sistem penargetan nasional. Tujuannya memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat bansos, agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak,” jelas Serena saat menerima kunjungan tim BP Taskin, Rabu (1/10/2025).
Sementara itu, Tenaga Ahli Deputi I BP Taskin RI, Togi Tua Sianipar, menjelaskan bahwa selain Kota Kupang, daerah lain yang terlibat dalam program ini adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












