Daerah  

Pegawai Mall Pelayanan Publik Kupang Dilatih Bahasa Isyarat: Langkah Nyata Menuju Layanan Inklusif

Avatar photo
Reporter : Lidya Radjah

NTT-Terkini.com, Kupang — Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Sebagai wujud nyata, para pegawai yang bertugas di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang dilatih Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) oleh Komunitas Tuli Kupang (KTK).

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan bahasa isyarat, tetapi juga memperkenalkan budaya tuli, agar para pegawai memahami cara berkomunikasi yang menghormati dan memberdayakan teman-teman tuli.

Baca Juga :  Dukung Kaderisasi Nasional PMII, Wali Kota Kupang Gagas Rumah Kolaborasi Pemuda

Wali Kota Kupang, Chris Widodo, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah penting dalam menciptakan pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

“Hari ini teman-teman dari Komunitas Tuli Kupang mengadakan pelatihan pengenalan budaya tuli dan bahasa isyarat dasar Bahasa Indonesia. Tujuannya agar pegawai MPP bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat tuli tanpa hambatan komunikasi,” ujar Chris.

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dan komunitas disabilitas dalam mewujudkan layanan publik yang inklusif.

“Kami ingin ketika masyarakat tuli datang ke MPP, mereka tidak merasa asing. Petugas kita bisa menyambut dan melayani mereka dengan bahasa isyarat. Ini bagian dari komitmen kami menjadikan Kota Kupang sebagai kota yang ramah disabilitas,” tambahnya.

Pelatihan Bisindo bersama Komunitas Tuli Kupang diharapkan dapat menumbuhkan empati, kesetaraan, dan saling pengertian antara masyarakat umum dan penyandang disabilitas, khususnya teman-teman tuli.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung