NTT-Terkini.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat langkah menghadapi dampak perubahan iklim dengan membangun kolaborasi bersama berbagai mitra pembangunan dan lembaga pendanaan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Jejaring Pendanaan Iklim yang digelar di Hotel Aston Kupang, Selasa (23/6/2026).
Forum yang mempertemukan pemerintah daerah, lembaga donor, akademisi, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan berbagai pemangku kepentingan itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Nusa Tenggara Timur.
Mewakili Wali Kota Kupang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang saat ini sedang dihadapi masyarakat Kota Kupang.
“Kota Kupang dengan karakteristik wilayah semi-arid menghadapi tantangan serius berupa musim kemarau yang panjang, keterbatasan sumber air, suhu yang tinggi, hingga tekanan terhadap lingkungan hidup. Karena itu dibutuhkan langkah adaptasi yang terencana dan berkelanjutan,” ujar Ignasius saat membacakan sambutan Wali Kota Kupang.
Menurutnya, dampak perubahan iklim telah dirasakan secara nyata melalui meningkatnya risiko kekeringan, cuaca ekstrem, penurunan kualitas lingkungan, hingga gangguan terhadap kesehatan dan perekonomian masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










