“Anajiaka memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut didukung oleh kelembagaan yang saling terhubung. Karena itu, kami mendorong agar koperasi dan BUMDes tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat saling memperkuat,” ujar Tarsisius Timuneno.
Kenalkan Model Sinergi Unit Usaha Desa Terpadu
Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM Undana memperkenalkan Model Sinergi Unit Usaha Desa Terpadu (SUDT) sebagai pendekatan untuk menghubungkan peran koperasi dan BUMDes dalam pengembangan ekonomi desa.
Dalam model tersebut, koperasi diarahkan menjadi penguat permodalan sekaligus wadah konsolidasi masyarakat.
Sementara itu, BUMDes dapat mengambil peran lebih besar dalam pengembangan usaha, pengolahan serta pemasaran berbagai produk unggulan desa.
Dengan pembagian peran tersebut, potensi ekonomi masyarakat diharapkan tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
Sinergi juga diharapkan dapat memperkuat posisi pelaku usaha desa dalam mengakses permodalan, mengembangkan kapasitas produksi serta memperluas pasar.
Salah seorang peserta kegiatan menyambut baik gagasan tersebut.
“Selama ini koperasi dan BUMDes memiliki kegiatan masing-masing. Kalau bisa saling terhubung, tentu akan lebih mudah untuk mengembangkan usaha dan potensi yang ada di desa,” ungkapnya.
Perguruan Tinggi Dorong Inovasi Kelembagaan Desa
Tim PKM Undana menilai penguatan kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah dengan karakteristik lahan kering seperti Sumba Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






