Stevano juga meminta agar pemerintah menyediakan mekanisme koreksi bagi masyarakat yang merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.
Jangan Korbankan Pendidikan Anak karena Data
Lebih lanjut, Stevano mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta pengelola data sosial ekonomi dalam menentukan penerima beasiswa.
Menurutnya, penetapan penerima bantuan pendidikan sebaiknya menggunakan pendekatan yang lebih komprehensif dan tidak hanya bergantung pada satu indikator.
“Penentuan penerima beasiswa perlu menggunakan pendekatan yang komprehensif. Desil dapat menjadi salah satu instrumen, tetapi harus dilengkapi dengan verifikasi kondisi sosial ekonomi dan mekanisme pengaduan yang mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan utama kebijakan pendidikan adalah memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Prinsipnya, jangan sampai kualitas data yang belum sempurna mengorbankan keberlanjutan pendidikan anak,” pungkas Stevano.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






