Diduga Gunakan Lima Perusahaan, AIH Disorot dalam Enam Paket Jalan di Rote Ndao, Sejumlah Pekerjaan Masih Rendah

Avatar photo
Reporter : Jeki Mansula

Untuk pekerjaan Hotmix Baudale–Mokdale, misalnya, progres pekerjaan disebut belum mencapai 40 persen meskipun masa kontrak awal telah berakhir.

Sementara lima paket lainnya disebut baru mencapai kisaran 20 persen, meski masa pelaksanaan masing-masing paket berbeda.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan pelaksanaan pekerjaan dan pengawasan terhadap sejumlah proyek jalan yang menggunakan anggaran pemerintah daerah tersebut.

Baca Juga :  Stevano Soroti Persoalan Desil: Jangan Sampai Data Hambat Anak Dapat Beasiswa

Namun, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao, Sonny M.J. Saban, ST, membantah adanya monopoli enam paket pekerjaan oleh AIH.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Minggu (20/9/2026), Sonny menegaskan bahwa paket-paket tersebut secara kontraktual dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda.

“Terkait dengan dugaan monopoli enam paket pekerjaan, itu tidak benar karena kontraktor pelaksana yang berkontrak dengan Dinas PUPR dan melaksanakan pekerjaan tidak hanya satu kontraktor saja,” tulis Sonny.

Terkait pekerjaan ruas Baudale–Mokdale, Sonny menjelaskan bahwa kontraktor telah mengajukan permohonan perpanjangan waktu.

Baca Juga :  Stevano Soroti Persoalan Desil: Jangan Sampai Data Hambat Anak Dapat Beasiswa

Menurutnya, sekitar sepekan sebelumnya telah dilakukan adendum waktu selama 40 hari. Dengan demikian, masa pelaksanaan yang semula 60 hari kalender menjadi 100 hari kalender.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung