Materi tentang pengelolaan keuangan usaha disampaikan oleh Yonas Ferdinand Riwu, S.Si., M.Sc. melalui tema “Kelola Keuangan Usaha dengan Benar agar Bisnis Tumbuh Berkelanjutan.” Ia menekankan pentingnya pencatatan keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta perencanaan keuangan sebagai fondasi agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, Leda Tara Wini memaparkan potensi besar tenun ikat sebagai produk unggulan Desa Anajiaka yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi tinggi.
“Tenun ikat merupakan salah satu potensi unggulan Desa Anajiaka yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Dengan peningkatan kualitas dan inovasi produk, tenun dapat berkembang menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Pelatihan semakin menarik saat Veronika Y. B. Malo mengajarkan peserta mengolah limbah kain perca tenun menjadi berbagai produk kreatif seperti dompet dan topi yang dipadukan dengan teknik rajut. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk tenun sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para perajin.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM UNDANA berharap para pelaku ekonomi kreatif di Desa Anajiaka semakin mampu menghasilkan produk tenun yang berkualitas, memiliki standar yang baik, serta dikelola secara profesional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
