NTT-Terkini.com, ROTE NDAO — Dugaan praktik perjudian yang dibalut kegiatan uji ketangkasan dan arisan berhadiah di tengah pelaksanaan pameran menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Rote Ndao menuai sorotan keras dari kalangan pemuka agama.
Ketua Klasis Lobalain, Pdt. Mariana J.B.B. Sirah, S.Th., meminta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, kepolisian, gereja dan tokoh adat segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas yang diduga mengarah pada praktik perjudian tersebut.
Mariana bahkan meminta Polres Rote Ndao tidak terkesan diam dan segera menertibkan, bahkan mencabut izin apabila ditemukan kegiatan yang menyimpang dari ketentuan perizinan.
Ia menegaskan, Gereja pada prinsipnya mendukung kegiatan pameran yang diselenggarakan pemerintah daerah, selama kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak disusupi aktivitas yang merusak kehidupan sosial.
“Saya sangat mendukung niat baik pemerintah daerah melalui penyelenggaraan pameran menyambut HUT RI ke-81 di Rote Ndao, jika berjalan sesuai harapan dan tidak menyimpang,” ujar Mariana saat ditemui di kediamannya, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, pameran yang berlangsung selama Agustus 2026 dapat memberikan dampak positif bagi daerah apabila mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan daerah dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
