Menurut Melki, keberhasilan tersebut memiliki makna lebih besar karena diraih ketika NTT sedang menghadapi tantangan berat akibat gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores.
Ia menilai pencapaian ini menjadi bukti adanya kekuatan bersama antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orangtua, para siswa, serta Bank NTT dalam membangun masa depan generasi muda.
“Di tengah situasi yang tidak mudah, yakni gempa mengguncang Pulau Flores, ternyata ada kekuatan anak-anak kita yang bersama-sama dengan kepala sekolah, guru, orangtua, para bupati dan wali kota, serta Bank NTT membuat rekor Indonesia,” katanya.
Bangun Generasi Melek Finansial
Melki menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang memecahkan rekor, tetapi menjadi langkah penting dalam membangun generasi NTT yang memiliki pemahaman keuangan sejak dini.
Menurutnya, kebiasaan menabung akan menjadi bekal bagi anak-anak untuk mampu mengatur keuangan dengan baik ketika dewasa nanti.
“Ini sebuah pencapaian yang baik. Acara hari ini menjadi modal bahwa anak-anak masa depan NTT sudah sejak dini bisa mengurus keuangan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap gerakan menabung tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Indonesia Menabung, tetapi menjadi kebiasaan yang terus melekat dalam kehidupan para siswa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












