Ia menilai kegiatan seperti Festival Sehat Ceria si Kecil menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemenuhan gizi, serta deteksi dini gangguan pertumbuhan anak.
Sales Director Sarihusada, Rizki Imam Ardhi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Generasi Maju Bebas Stunting yang telah dijalankan sejak 2023.
“Melalui skrining dan edukasi nutrisi, kami ingin membantu orang tua memahami cara memantau pertumbuhan anak, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, serta memberikan nutrisi yang tepat sebagai upaya mencegah stunting,” katanya.
Sementara itu, Founder & CEO K-24 Group, dr. Gideon Hartono, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting.
“Kami ingin setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh sehat dan optimal. Pencegahan stunting harus dimulai dari edukasi keluarga, pemantauan tumbuh kembang secara rutin, serta akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau,” ujarnya.
Saat ini, Apotek K-24 telah memiliki lebih dari 880 gerai di 172 kota/kabupaten yang tersebar di 29 provinsi, didukung layanan konsultasi apoteker, vaksinasi, telemedicine melalui K24Klik, serta distribusi obat dan alat kesehatan melalui PT KDE Pharmaceutical Trading & Distribution.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






