Wali Kota Kupang Jadi Teladan Sensus Ekonomi 2026, Siap Terbitkan Edaran untuk Warga dan Pelaku Usaha

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Tak hanya memberikan dukungan secara administratif, pada hari yang sama Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, juga menerima petugas sensus untuk melakukan pendataan di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Pendataan tersebut didampingi langsung oleh Kepala BPS Kota Kupang.

Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus dan memberikan data yang dibutuhkan.

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Wali Kota: Akuntabilitas adalah Amanah Rakyat

“Saya ingin menunjukkan bahwa sensus ini penting bagi semua. Karena itu saya dan keluarga siap menerima petugas sensus. Saya berharap seluruh warga dan pelaku usaha juga melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengikuti slogan TIR yang digaungkan BPS Kota Kupang, yakni Terima kedatangan petugas dengan baik, Isi data dengan benar dan jujur, serta Rahasia data dijamin terjaga.

Baca Juga :  Rahmat Saleh, Motor Transformasi Digital Bank NTT: Pemimpin Rendah Hati yang Siap Bawa Perbankan Daerah ke Level Baru

Sementara itu, Kepala BPS Kota Kupang, Ivadia Elmina Patola, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan SE 2026 memiliki tantangan tersendiri di lapangan. Selain kesulitan menemui pelaku usaha yang memiliki mobilitas tinggi, masih ada responden yang ragu memberikan informasi terkait omzet dan aset usaha.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung