Tak hanya memberikan dukungan secara administratif, pada hari yang sama Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, juga menerima petugas sensus untuk melakukan pendataan di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Pendataan tersebut didampingi langsung oleh Kepala BPS Kota Kupang.
Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus dan memberikan data yang dibutuhkan.
“Saya ingin menunjukkan bahwa sensus ini penting bagi semua. Karena itu saya dan keluarga siap menerima petugas sensus. Saya berharap seluruh warga dan pelaku usaha juga melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat mengikuti slogan TIR yang digaungkan BPS Kota Kupang, yakni Terima kedatangan petugas dengan baik, Isi data dengan benar dan jujur, serta Rahasia data dijamin terjaga.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kupang, Ivadia Elmina Patola, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan SE 2026 memiliki tantangan tersendiri di lapangan. Selain kesulitan menemui pelaku usaha yang memiliki mobilitas tinggi, masih ada responden yang ragu memberikan informasi terkait omzet dan aset usaha.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












