“Kasus itu sudah tidak terbukti, namun Ibu Dokter merasa tidak nyaman karena sering diperiksa. Akhirnya beliau memilih untuk mengundurkan diri,” ujar Bupati.
Sebelumnya, informasi mengenai mundurnya Plt Kepala Dinas Kesehatan Maria Isabela dan Direktur RSUD Ba’a dr. Yulia Krones sempat beredar luas dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Saat pertama kali dikonfirmasi media pada 3 Juni 2026 lalu, Bupati Paulus Henuk belum memberikan penjelasan rinci dan menyatakan akan terlebih dahulu memanggil kedua pejabat tersebut sebelum menyampaikan informasi resmi kepada publik.
“Besok saya panggil mereka dulu baru saya info ya,” kata Paulus saat itu melalui pesan WhatsApp.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, spekulasi mengenai mundurnya dua pejabat kesehatan sekaligus akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal, sementara proses administrasi terkait pengunduran diri Direktur RSUD Ba’a akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












