“Launching hari ini menandai dimulainya era baru tata kelola keuangan daerah yang lebih cepat, efisien, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Manggarai Timur,” ujarnya.
Menurut Machsi, sebelum penerapan SP2D Online, proses pencairan dana masih dilakukan melalui Cash Management System (CMS) maupun entri manual oleh petugas bank. Kondisi tersebut membuat proses transaksi belum terintegrasi secara langsung dengan sistem pemerintah daerah.
Untuk mewujudkan sistem baru ini, Bank NTT dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Manggarai Timur telah melakukan persiapan sejak tahun lalu.
Bahkan pada Mei 2026, tim gabungan mengikuti sosialisasi yang digelar Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta sekaligus menjalani serangkaian simulasi transaksi keuangan daerah.
Setelah melalui tahap verifikasi dan pengujian, Pemkab Manggarai Timur akhirnya memperoleh izin resmi dari Pusdatin Kemendagri untuk menerapkan SP2D Online secara penuh.
Machsi optimistis sistem tersebut akan mempercepat proses transaksi keuangan daerah karena seluruh data dan informasi dapat dipantau secara real time. Selain meningkatkan efisiensi pelayanan, penerapan SP2D Online juga diyakini mampu mendorong peningkatan indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Manggarai Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












