Komisi III DPRD NTT Soroti Kinerja Bank NTT, Target Dividen Turun Jadi Catatan Serius

Avatar photo
Reporter : Tim

Selain soal dividen, DPRD juga menyoroti sejumlah tantangan serius yang dihadapi Bank NTT, mulai dari tingginya kredit bermasalah (NPL), kewajiban pembayaran utang, hingga tunggakan pajak yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Persoalan tersebut dinilai berpotensi menggerus kinerja keuangan bank apabila tidak segera ditangani secara komprehensif dan berkelanjutan.

Menurut Yohanes, penyelesaian persoalan internal menjadi prasyarat penting agar Bank NTT mampu menjalankan fungsi gandanya secara seimbang, yakni sebagai agen pembangunan ekonomi masyarakat sekaligus sumber pendapatan daerah yang andal.

Baca Juga :  Dir Ops dan IT Berbagi Gelar Juara Internal Futsal Bank NTT Usai Bermain Imbang 1-1

“Bank NTT bukan hanya didorong untuk menyalurkan kredit dan menggerakkan ekonomi masyarakat, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi PAD. Harapan kami, pada 2026 kontribusi Bank NTT terhadap pendapatan daerah bisa lebih optimal,” ujarnya.

DPRD NTT menegaskan akan terus mengawal dan mengevaluasi kinerja Bank NTT, agar sejalan dengan kepentingan pembangunan daerah, penguatan fiskal provinsi, serta kepercayaan publik terhadap bank milik pemerintah daerah.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung