Hasilnya, transaksi UMKM binaan Bank NTT di kanal digital mengalami peningkatan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Bank NTT menargetkan sedikitnya 5.000 UMKM baru bergabung ke dalam ekosistem digital, didukung program pelatihan intensif serta pembiayaan berbasis digital.
Perluas Akses Pasar UMKM Binaan
Bank NTT juga menjalankan program pembinaan dan pendampingan UMKM secara berkelanjutan melalui 23 kantor cabang yang tersebar di seluruh NTT.
Program ini terbukti mampu memperluas akses pasar produk UMKM, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga ke jaringan ritel modern dan pusat promosi daerah.
Hingga saat ini, UMKM binaan Bank NTT telah berhasil menembus 5 gerai Alfamart, 85 gerai Indomaret, 120 minimarket, 60 toko ritel, 11 galeri Dekranasda, serta 4 platform e-commerce nasional. Selain itu, promosi dan pemasaran produk juga diperkuat melalui 168 akun media sosial yang dikelola UMKM binaan.
Manajemen Bank NTT menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM akan terus menjadi prioritas strategis, sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












