Daerah  

Wali Kota Kupang Perkuat Fondasi Pendidikan, Pelatihan, dan Ekonomi untuk Masyarakat Berdaya

Avatar photo
Reporter : Tim

Pelatihan-pelatihan tersebut meliputi tata rias, pangkas rambut, tata boga, hingga pelatihan teknis lainnya yang relevan dengan kebutuhan pasar. Tujuannya jelas: menciptakan SDM yang memiliki keahlian praktis untuk bekerja secara mandiri atau bersaing di dunia kerja formal.

“Pelatihan vokasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menemukan keahlian yang dapat diandalkan sebagai sumber penghasilan. Ini bentuk nyata pemerintah dalam membuka peluang ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Nakertrans dalam sesi pelatihan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  PIKI Peduli Sambangi Golewa Barat, Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa

Dengan keterampilan yang diperoleh, masyarakat didorong untuk mengembangkan usaha sendiri sehingga tidak hanya keluar dari pengangguran, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui UMKM dan Inovasi Daerah

Dalam aspek ekonomi, Pemkot Kupang menggerakkan berbagai terobosan untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong inovasi usaha, dan memberikan dukungan kepada pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang.

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Anggarkan Rp990 Juta untuk PJU, 55 Lampu Jalan Jadi Target 2026

Salah satu inovasi yang semakin dikenal luas adalah Sunday Market buat Orang Kupang (Saboak), sebuah ruang kreatif yang mewadahi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga menghidupkan ruang publik dan memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung