Kepala Bapenda Kota Kupang, Pah Bessie Semuel Messakh, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari arahan, pengawasan, dan pengendalian langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.
“Realisasi PAD 100,09 persen dan PBB-P2 101,82 persen merupakan hasil pengendalian yang konsisten. Bapenda sebagai koordinator pengelolaan pendapatan daerah menyumbang hampir sepertiga dari total realisasi pendapatan daerah,” jelasnya.
Ia juga menekankan kuatnya sinergi antara Bapenda, camat, lurah, dan lembaga kemasyarakatan kelurahan dalam menyukseskan Program Bapenda Baronda.
Pelayanan dilakukan secara jemput bola, dari kecamatan ke kecamatan, kelurahan ke kelurahan, hingga rumah ke rumah, sehingga berdampak langsung pada meningkatnya kepatuhan wajib pajak.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemandirian fiskal daerah demi pembangunan dan pelayanan publik yang berkelanjutan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












