Melalui pembelian saham ini, total kepemilikan saham Bank Jatim di Bank NTT mencapai 3,23 persen. Seluruh transaksi penyertaan modal senilai Rp100 miliar tersebut telah dicatat dan ditatausahakan dalam administrasi pengawasan OJK.
Manajemen Bank Jatim menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak berdampak negatif terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
“Sebaliknya, langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan Bank NTT sekaligus mendukung program konsolidasi BPD secara nasional,” demikian disampaikan manajemen dalam keterbukaan informasi kepada OJK pada 15 Desember 2025.
Dengan suntikan modal ini, Bank NTT diharapkan semakin solid dalam memperkuat permodalan, meningkatkan kinerja, serta mempercepat transformasi menuju bank daerah yang sehat, kompetitif, dan berdaya saing nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
