Digitalisasi Pendidikan: Kupang Normalisasi Coding & AI di Kurikulum SD–SMP
Lonjakan paling visioner lahir di ruang kurikulum. Lewat kewenangannya pada pendidikan dasar (PAUD, SD, SMP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai mendorong digital literacy lewat mata pelajaran Coding & AI, sebagai normalisasi ilmu masa depan di tingkat dasar.
Program ini juga diperkuat oleh dukungan fasilitas nasional, seperti alokasi 100+ screen interaktif dan laptop untuk sekolah, demi mendukung pembelajaran dua arah (deep learning), bukan lagi satu arah (knowledge transfer).
“Teknologi berkembang, ilmu berkembang, otomatis digitalisasi tak terhindarkan. Anak harus paham, tetapi tetap menggunakan dengan bijak,” terang Okto Naiboho dalam forum terpisah yang dikutip NTTTerkini.
Infrastruktur 65 Miliar: 70% Sekolah Sudah Layak Pakai
Tak kalah penting, Pemkot mulai menutup PR lama: kelayakan infrastruktur sekolah. Tahun ini, Rp 65 miliar dari Dana Alokasi Umum disalurkan ke sektor pendidikan, menghasilkan capaian:
70% satuan pendidikan sudah layak pakai
Ruang belajar lebih nyaman, bersih, dan aman—minimal dari ancaman fisik dan psikis lainnya.
Pendidikan + Olahraga: Kupang Ingin Lahirkan Duta di Dua Arena
Pemkot juga memperluas makna generasi berkualitas. Pendidikan akademik dijahit dengan etalase lain: olahraga. Kupang ingin lahirkan anak pintar di kelas, berprestasi di arena, dan kelak jadi duta global mewakili daerah di panggung nasional hingga internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












