Daerah  

Menatap 2045, Kupang Siapkan Generasi dengan Blueprint Baru: Beasiswa, Karakter, dan Duta Global

Avatar photo
Reporter : Tim

Digitalisasi Pendidikan: Kupang Normalisasi Coding & AI di Kurikulum SD–SMP

Lonjakan paling visioner lahir di ruang kurikulum. Lewat kewenangannya pada pendidikan dasar (PAUD, SD, SMP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai mendorong digital literacy lewat mata pelajaran Coding & AI, sebagai normalisasi ilmu masa depan di tingkat dasar.

Program ini juga diperkuat oleh dukungan fasilitas nasional, seperti alokasi 100+ screen interaktif dan laptop untuk sekolah, demi mendukung pembelajaran dua arah (deep learning), bukan lagi satu arah (knowledge transfer).

Baca Juga :  PLTS Desa Nuse Mati Sejak 2021, Satintelkam Polres Rote Ndao Hidupkan Kembali di HUT Bhayangkara ke-80

“Teknologi berkembang, ilmu berkembang, otomatis digitalisasi tak terhindarkan. Anak harus paham, tetapi tetap menggunakan dengan bijak,” terang Okto Naiboho dalam forum terpisah yang dikutip NTTTerkini.

Infrastruktur 65 Miliar: 70% Sekolah Sudah Layak Pakai

Tak kalah penting, Pemkot mulai menutup PR lama: kelayakan infrastruktur sekolah. Tahun ini, Rp 65 miliar dari Dana Alokasi Umum disalurkan ke sektor pendidikan, menghasilkan capaian:

Baca Juga :  Wawali Serena Buka Diklat Paskibraka Kota Kupang 2026, Tekankan Pelatihan Humanis Tanpa Kekerasan

70% satuan pendidikan sudah layak pakai

Ruang belajar lebih nyaman, bersih, dan aman—minimal dari ancaman fisik dan psikis lainnya.

Pendidikan + Olahraga: Kupang Ingin Lahirkan Duta di Dua Arena

Pemkot juga memperluas makna generasi berkualitas. Pendidikan akademik dijahit dengan etalase lain: olahraga. Kupang ingin lahirkan anak pintar di kelas, berprestasi di arena, dan kelak jadi duta global mewakili daerah di panggung nasional hingga internasional.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung