Dengan rencana penambahan modal hingga Rp48 miliar hingga 2029, Demokrat meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh sebelum dana dicairkan.
“Arah bisnis Flobamor belum fokus. Dana publik tidak boleh untuk eksperimen bisnis. Harus berbasis kinerja dan manfaat ekonomi rakyat,” ujar Winston.
Jamkrida Perlu Perluas Jangkauan UMKM
Fraksi Demokrat menyatakan dukungan bersyarat untuk penyertaan modal sebesar Rp84 miliar bagi PT Jamkrida NTT. Menurut Demokrat, Jamkrida seharusnya menjadi penggerak utama akses pembiayaan bagi UMKM, koperasi, petani, dan nelayan.
“Modal besar tanpa target jelas hanya menumpuk angka. Jamkrida harus hadir bagi UMKM di pelosok, bukan hanya di kota,” kritik Demokrat.
Fraksi juga mendesak audit independen tiap tahun serta penerapan insentif dan sanksi berbasis kinerja manajemen.
Kawasan Industri Bolok: Manfaat Belum Terlihat
Demokrat menilai Kawasan Industri Bolok belum menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan meski telah dibentuk sejak 2019. Ketiadaan kajian bisnis yang memadai dan minimnya kemitraan dengan pihak swasta menjadi perhatian.
Fraksi meminta penundaan penambahan modal Rp48 miliar sampai pemerintah menghadirkan feasibility study yang dapat dipertanggungjawabkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
