Senada dengan itu, Kadiv Riset dan Pengembangan Bank NTT, Yuan Taneo, menekankan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan harus berjalan beriringan. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan akan menentukan sejauh mana UMKM bisa mengakses pembiayaan.
“Bank NTT diberi tantangan cukup besar oleh Bapak Gubernur untuk menggerakkan UMKM yang bermuara pada PAD. Dana Rp1 triliun ini harus dikelola dengan SDM yang siap, pola yang tepat, serta kolaborasi erat dengan media, koperasi, dan LSM,” jelas Yuan.
Melalui FGD ini, Bank NTT berharap lahir berbagai masukan produktif guna memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah dan pendorong utama peningkatan PAD Nusa Tenggara Timur.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
