Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTT tahun 2021–2022, Kota Kupang menempati posisi ketiga angka kemiskinan ekstrem setelah Sumba Barat dan Sumba Timur, dengan jumlah keluarga miskin mencapai 22 ribu atau 5,72 persen. Angka tersebut meningkat pada 2023 menjadi 24 ribu keluarga atau 5,98 persen.
Melalui Ina Kasih, Pemkot Kupang berharap dapat memberikan perlindungan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup perempuan dari keluarga pra sejahtera.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










