Ketika menemukan persoalan di kota, generasi muda tidak cukup hanya mengatakan pemerintah tidak mampu menyelesaikannya. Mereka ditantang untuk ikut memikirkan jalan keluarnya.
“Kalau ada persoalan di kota, jangan hanya bilang pemerintah tidak bisa. Mari kita pikirkan bersama, apa solusinya. Kalau solusinya bagus dan bisa diterapkan, pemerintah akan pakai,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem kepemudaan yang memungkinkan anak-anak muda berkembang sesuai potensi masing-masing.
Ekosistem itu, menurutnya, dapat dibangun melalui penyediaan ruang kreatif, akses terhadap jejaring dan informasi, pendidikan yang relevan dengan kebutuhan daerah dan dunia kerja, hingga pemetaan talenta anak muda.
Potensi tersebut tidak hanya berada di bidang akademik. Christian menyebut teknologi informasi, desain grafis, musik, olahraga dan berbagai sektor ekonomi kreatif sebagai bidang yang perlu mendapat perhatian.
“Pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan menyediakan pendidikan formal,” ujarnya.
Menurut Christian, pemerintah juga harus membantu anak muda menemukan potensi, membangun jejaring dan memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan.
Ajak Mahasiswa Tidak Apatis terhadap Politik
Dalam forum tersebut, Christian juga mengingatkan mahasiswa agar tidak bersikap apatis terhadap politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
