NTT-Terkini.com, Kupang – Kompiang, pangan lokal khas Nusa Tenggara Timur (NTT), didorong naik kelas agar tidak hanya dikenal sebagai camilan tradisional, tetapi mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Upaya tersebut dilakukan Politeknik Negeri Kupang melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Kelompok Usaha Kompiang Khas NTT melalui Inovasi Pengemasan dan Digitalisasi Pemasaran”.
Program yang berlangsung pada 3–8 Agustus 2026 ini menyasar kelompok usaha KOMPIANGKOE di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, yang dipimpin Feby Ruth Taneo dan beranggotakan lima orang.
Selama ini, produk kompiang yang diproduksi mitra masih dipasarkan dengan cara sederhana sehingga jangkauan konsumennya relatif terbatas. Melalui program pendampingan tersebut, pelaku usaha mendapatkan penguatan pada aspek produksi, pengemasan, sertifikasi halal, hingga strategi pemasaran berbasis digital.
Kemasan Baru, Pasar Lebih Luas
Salah satu fokus utama program adalah inovasi pengemasan. Produk kompiang diarahkan menggunakan kemasan food grade dengan desain visual yang lebih menarik, label informatif, serta melalui uji ketahanan untuk memastikan produk tetap aman dan berkualitas selama proses distribusi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
