Kompiang Khas NTT Naik Kelas, Politeknik Negeri Kupang Dorong UMKM Tembus Pasar Digital

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Ketua Pengusul dari Politeknik Negeri Kupang, Selfesina Samadara, mengatakan program tersebut dirancang agar Kompiang memiliki nilai tambah dan mampu keluar dari pasar lokal.

“Kami ingin menjadikan Kompiang bukan hanya sebagai pangan lokal, tetapi sebagai produk unggulan NTT yang siap bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Inovasi pengemasan dan digitalisasi pemasaran adalah kunci untuk membuka peluang tersebut,” ujarnya.

Pelaku Usaha Makin Percaya Diri

Pimpinan KOMPIANGKOE, Feby Ruth Taneo, menyambut positif pendampingan yang diberikan. Menurutnya, selama ini usaha kompiang masih mengandalkan kemasan sederhana dan pemasaran dengan jangkauan terbatas.

“Selama ini kami hanya menjual kompiang dengan kemasan sederhana dan pasar terbatas. Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa lebih percaya diri,” tutur Feby.

Ia menilai kemasan baru membuat produk terlihat lebih profesional, sementara pemasaran digital memberikan peluang bagi kompiang untuk menjangkau konsumen di luar Kota Kupang.

“Kami berharap kompiang bisa dikenal bukan hanya di Kupang, tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.

Program penguatan UMKM ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong produk pangan lokal NTT agar memiliki daya saing lebih tinggi melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung