Indeks

Bank NTT Perkuat Sosialisasi KUR, Gandeng Organisasi untuk Dorong Literasi dan Akses Kredit UMKM

Reporter : Jhon Seo
oplus_2

“Jangan sampai kita langsung masuk kredit, sementara masyarakat belum terbiasa dengan produk perbankan. Mereka harus memahami usaha, menabung, melakukan transaksi dan memahami produk bank,” katanya.

Menurutnya, literasi keuangan bukan hanya menjadi tanggung jawab perbankan. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi profesi hingga organisasi politik memiliki peran untuk membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan.

Karena itu, Bank NTT memilih menggandeng berbagai lembaga dalam melakukan sosialisasi. Pola tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan melakukan sosialisasi secara sendiri-sendiri kepada masyarakat.

“Kalau kita melibatkan lembaga atau organisasi, mereka sudah punya basis anggota dan mengenal orang-orang dalam binaannya. Kita juga dimudahkan dalam menerapkan prinsip pengenalan nasabah,” jelas Aloysius.

Ia mencontohkan, apabila satu organisasi memiliki ribuan anggota, sosialisasi dapat dilakukan secara bersama-sama sehingga informasi mengenai KUR dan produk keuangan Bank NTT bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dalam waktu relatif singkat.

Aloysius menegaskan, target sosialisasi tidak semata-mata diukur dari berapa banyak orang yang langsung mengambil kredit. Yang lebih penting, masyarakat terlebih dahulu memahami produk keuangan dan mampu mengelola usaha secara sehat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version