Dana hibah tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi NPC Kota Kupang untuk memperkuat pembinaan atlet, mendukung latihan rutin, menyediakan sarana dan prasarana, serta membiayai keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.
Wali Kota juga mengingatkan agar dana hibah dikelola secara bijak dan akuntabel. Mengingat NPC Kota Kupang baru terbentuk pada 2025, ia meminta agar sekitar 80 persen anggaran difokuskan untuk kebutuhan atlet, termasuk pembinaan, komunikasi, dan peremajaan peralatan latihan. Sementara itu, maksimal 20 persen digunakan untuk operasional sekretariat.
“Kita tidak hanya ingin tertib dalam meraih prestasi, tetapi juga tertib dalam administrasi dan pertanggungjawaban keuangan,” tegasnya.
Selain itu, Christian mendorong NPC Kota Kupang membangun sinergi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Kupang agar pembinaan atlet semakin optimal melalui kolaborasi kepelatihan, pemanfaatan fasilitas, dan pengembangan program bersama.
Ketua NPC Kota Kupang, Wilfridus Wene, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Kupang. Menurutnya, hibah perdana tersebut menjadi motivasi besar bagi organisasi yang baru terbentuk untuk meningkatkan pembinaan atlet disabilitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
