Daerah  

Pemkot Kupang dan Rotary Club Bersinergi, Awali Kolaborasi Kemanusiaan Lewat Bantuan Jamban Sehat

Avatar photo
Reporter : Jhon Seo

Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah, kolaborasi menjadi solusi penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi wujud nyata semangat gotong royong. Bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi semangat kebersamaan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat yang paling penting,” ujar Christian.

Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyediaan sanitasi yang layak menjadi investasi penting bagi kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Jamban yang layak bukan sekadar fasilitas, tetapi investasi bagi kesehatan keluarga, lingkungan yang lebih bersih, dan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Christian berharap kerja sama dengan Rotary Club tidak berhenti pada program sanitasi, tetapi berkembang ke berbagai sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penyediaan beasiswa.

Baca Juga :  Setahun Saboak, Putar Ekonomi Rp6,3 Miliar dan Kini Jadi Ikon Baru Kota Kupang

Sementara itu, Presiden Rotary Club Rastamores Kupang, Abednego Frans, menegaskan bahwa penandatanganan MoU merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung