Melki juga meminta Bank NTT mempererat sinergi dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat NTT diajak semakin mempercayakan aktivitas keuangannya kepada Bank NTT. Mulai dari ASN, pelaku usaha, lembaga pendidikan, KADIN, hingga HIPMI diharapkan menempatkan dana di Bank NTT agar perputaran uang tetap berada di daerah dan menjadi modal pembangunan.
Sebagai bank yang kini berstatus bank devisa, Bank NTT juga diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi investor nasional maupun internasional yang ingin berinvestasi di Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Bank NTT dinilai penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Memasuki usia ke-64, Melki berharap Bank NTT terus memperbaiki tata kelola perusahaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kepercayaan publik, serta meninggalkan berbagai persoalan masa lalu agar semakin kokoh sebagai bank daerah yang sehat dan terpercaya.
“Dirgahayu Bank NTT ke-64. Teruslah tumbuh menjadi bank yang sehat, profesional, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Maju terus Bank NTT, sukses menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
